Lomba Makan Pedas di Festival MALON #2

By September 15, 2015Event
Lomba Makan Pedas Festival Malon #2

MALON = Manuk Londo

Malon adalah singkatan dari Manuk Londo atau Burung Bule yang merupakan unggas asli Perancis, dikenal dengan nama French Quail. Manuk Londo memiliki kualitas tekstur daging yang lembut dan kandungan kolesterol yang rendah namun kadar protein yang tinggi. Kelezatan Malon di Indonesia hanya dapat dinikmati khususnya di Cupuwatu Resto Yogyakarta. Manuk Londo dapat diolah menjadi aneka masakan yang lezat oleh Chef Cupuwatu Resto Yogyakarta.

Cupuwatu Resto hadir sebagai restoran bernuansa Jawa Modern di wilayah timur Kota Yogyakarta. Cupuwatu Resto menyajikan berbagai menu Nusantara, dengan menu utama berupa Malon yang disajikan beraneka varian. Cupuwatu Resto telah memasuki tahun ketiga sejak pertama kali beroperasi pada Desember 2012. Di Yogyakarta, Cupuwatu Resto telah dikenal sebagai salah satu tujuan wisata kuliner jogja (#KulinerJogja). Predikat tersebut dapat bertahan dan berkembang dengan konsistensi dari rasa, pelayanan dan aktifitas promosi. Cupuwatu Resto memiliki banyak aktifitas terbuka yang dilaksanakan dengan produk atau brand lain. Salah satu aktifitas yang dilakukan dalam waktu dekat ini adalah memeriahkan peringatan “Hari Kemerdekaan Republik Indonesia”

FESTIVAL MALON

Festival Malon adalah aktifitas tahunan Cupuwatu resto, yang kali ini memasuki tahun kedua pelaksanaan. Festival Malon selalu dilaksanakan dengan tema dan bentuk kegiatan yang berbeda, sesuai dengan tren saat ini dan diselenggarakan dengan gaya unik. Tema atau kegiatan yang unik tersebut, diselenggarakan untuk menarik minat komunitas dan pelaku (penggila) tren.

LOMBA MAKAN PEDAS

Pemilihan tema & kegiatan Lomba Makan Pedas berdasarkan perkembangan kuliner pedas khususnya di Yogyakarta yang pesat. Cukup menggelitik dan menarik untuk diangkat dalam Festival Malon #2 Cupuwatu Resto untuk memeriahkan Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-70. Keunikan Festival Malon #2 kali ini menyajikan olahan Manuk Londo Super Pedas pada babak final. Festival Malon #2 ditargetkan minimal 50 peserta dengan kategori Umum. Batasan Usia peserta minimal 17 tahun. Lomba digelar dengan sistem gugur, dengan 5 babak penyisihan. Pada tiap babak peserta ditantang untuk menghabiskan menu pedas yang disajikan dengan waktu yang ditentukan panitia. Bagi peserta yang lolos, berhak untuk melanjutkan ke babak berikutnya. Menu dan kelengkapan Lomba disediakan oleh Cupuwatu Resto. Para peserta memperebutkan hadiah uang tunai, piala, medali dan cabai hiyung.

Kenapa harus mengikuti Lomba Makan Pedas Festival Malon ?

Dalam perlombaan, akan disajikan olahan menu menggunakan salah satu cabai terpedas di Indonesia yaitu Cabai Hiyung. Cabai Hiyung berasal dari daerah Tapin Provinsi Kalimantan Selatan. Asal mula cabai ini ditemukan pada tahun 2006 saat petani berhasil menananam cabai di lahan basah. Kementrian Pertanian telah menetapkan Cabe Hiyung Tapin sebagai varietas unggul nasional.

LOMBA PENDAMPING “SEBARKAN SEMANGAT”

Diperuntukkan minimal 30 peserta dengan kategori umum. Batasan Usian minimal 15 tahun memiliki akun sosial media ( twitter & Instagram ). Peserta wajib memberikan dukungan kepada temannya dengan memposting pelaksanaan acara dengan #hastag dan @mention yang ditentukan Kelengkapan lomba disediakan oleh Cupuwatu Resto

Leave a Reply